PUNCAK DEWA MAHAMERU 3676 MDPL

9 08 2010

yang mencintai udara jernih
yang mencintai terbang burung-burung
yang mencintai keleluasaan dan kebebasan
yang mencintai bumi
mereka mendaki ke puncak gunung-gunung
mereka tengadah & berkata, kesanalah Soe hok Gie dan Idhan Lubis pergi
kembali ke pangkuan bintang-bintang
sementara bunga-bunga negeri ini tersebar sekali lagi
sementara sapu tangan menahan tangis
sementara desemeber menabur gerimis
24 Desember 1969
Sanento Yuliman

dari langit mahameru

merah putih itu

In Memoriam Gie

Topo Semeru

Puncak abadi para dewa, begitulah menurut Dewa 19, dan nyanyian kesunyian itu tak ada artinya ketika semua nya menyaksikan pesona alam damai penuh gegap gempita, di sana, di PUNCAK JAWA ! Dipenuhi kabut tipis, dan selaras angin yang mempesona, begitu pula dengan bintang dan bulan sabit yang menyapa kami dengan keanggunannya, membuat perjalanan malam ini menjadi lebih bersemangat.

Berikut adalah daftar tim pendakian Gn. Semeru 3676 mdpl yang diikuti oleh berbagai latar organisasi yang antara lain : MOONPALA SMAN 2 Tangerang Selatan, Univ. Moestopo, Univ. Tirtayasa,  dan Univ. Atmajaya.

MOONPALA SMAN 2 Tangerang Selatan

  1. babab
  2. tujo
  3. tumun
  4. gonek
  5. mulet
  6. cugo
  7. gembul
  8. dogol
  9. topeng
  10. pusol
  11. salat
  12. ambon
  13. guling
  14. makelar
  15. obeng
  16. lapindo
  17. ratu
  18. telot
  19. bagunung
  20. dago
  21. seceng

Tim Tam

  1. Adit (Girigahana UPN Jakarta)
  2. Afif (Neppala SMAN 4 Tangerang Selatan)
  3. Lucky (Neppala SMAN 4 Tangerang Selatan)
  4. Lingga (Unosed)

Univ. Moestopo

  1. Adoy
  2. Tedo
  3. Anti
  4. Rani
  5. Petra

Univ. Tirtayasa

  1. Lay
  2. Binong
  3. Gonda

Univ. Atmajaya

  1. Erik
  2. dll (kurang lebih 4 orang)

Gunung Semeru atau Sumeru adalah gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa, dengan puncaknya Mahameru, 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl). Kawah di puncak Gunung Semeru dikenal dengan nama Jonggring Saloko.

Semeru mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.

Posisi gunung ini terletak diantara wilayah administrasi Kabupaten Malang dan Lumajang, dengan posisi geografis antara 8°06′ LS dan 120°55′ BT.

Pada tahun 1913 dan 1946 Kawah Jonggring Saloka memiliki kubah dengan ketinggian 3.744,8 M hingga akhir November 1973. Disebelah selatan, kubah ini mendobrak tepi kawah menyebabkan aliran lava mengarah ke sisi selatan meliputi daerah Pronojiwo dan Candipuro di Lumajang. (wikipedia)

Dengan segenap keikhlasan dan kesabaran akhirnya kami sanggup untuk melakukan perjalanan ini, berikut adalah Time Log (Train Log, dan Semeru Log).

Pada Train log ini, dibagi menjadi dua tim. Tim pertama dari Purwokerto – Surabaya – Malang. Tim kedua dari Jakarta – Malang.

TRAIN LOG
Senin, 2 Agustus 2010
Tim Pertama (cugo, babab, lingga, petra)

Purwokerto – Surabaya KA Logawa Rp. 30.500

06.00-09.00 Logawa sampai Jogjakarta
09.00-09.30 babab dan petra bergabung
09.30-11.15 Solo Jebres
11.15-11.46 Sragen
11.46-13.00 Madiun

Minum Es Dawet, takut ketinggalan kereta, lari-lari deh . mana jauh banget tukang es dawetnya lagi . es dawet Rp 2.000

13.00-14.23 Nganjuk
14.23-14.44 Kertosono
14.44-15.02 Jombang
15.02-15.36 Mojokerto
15.36-16.28 Wonokromo
16.28-16.39 Surabaya Gubeng

langsung ambil posisi ke jalur 1, untuk melanjutkan ke malang. Kami ber 4 berlarian ke arah penjualan tiket, menanyakan dan membeli tiket Penataran ke arah Malang. Dahaga mencekam coi ! Untung saja, PT. KAI memberi emudaha, kereta dengan waktu tercepat sampai ke malang, TELAT, dan kami akhirnya menggunakan jasanya tersebut

Surabaya – Malang KA Penataran Rp 4.500

17.19-17.25 Wonokromo
17.25-17.34 Waru
14.34-17.51 Sidoarjo
17.51-17.59 Tanggul Angin
17.59-18.12 Porong
18.12-18.24 Bangil

ini adalah pertigaan, ke selatan menuju Malang, ke Utara menuju Jember dan Banyuwangi

18.24-19.01 Lawang
19.01-19.13 Singosari
19.13-19.24 Belimbing

Stay, tanya angkot menuju kosan Albert (unibraw / temen lingga)

19.30 Angkot ADL hingga pertigaan jalan borobudur Rp 1.500
19.45-19.57 Angkot ABG menuju Jl. Kalpataru Rp 2.500

Stay, belanja untuk melengkapi logistik di Indomaret Kalpataru , menghilangkan dahaga, tapi ada masalah, perut laper coi !

20.12-20.18 Sampai kosan Albert, disambut Fermentasi Pisang (danco)
20.18-… Relax, menghilangkan Asap Rel Kereta, tidur

Tim Kedua (kecuali kami berempat) melakukan perjalanan dengan kereta api Matarmaja Rp 40.000, Tujo menyusul dari Stasiun Prujakan, di Solo Jebres, bertambah 4 orang , kawan-kawan dari tim Univ. Atmajaya.

MALANG LOG
Selasa, 3 Agustus 2010
04.30-05.00 Bangun, Sholat (berlaku untuk babab)
05.00-08.00 mandi, packing, ngopi, waste time
08.00-08.30 Menuju pertigaan jalan kalpataru
08.30-08.50 Angkot ABG Rp. 2.500 menuju Stasiun kota baru malang
08.50-09.05 Stay , drop Cariel, Cari makan, Lingga ke ATM
09.15 Tim Kedua dari Jakarta datang, bau asap rel dan body kereta api sangat melekat pada mereka, manusia bercariel lebih tepatnya !

Sampai disini, Time Log akan digabung dalam satu tim, dan memasuki Log Semeru

SEMERU LOG
09.15-10.30 Makan, menghilangkan Asap rel kereta api, tawar menawar angkot. Sempat terjadi kericuhan kecil antar sesama penawar jasa kepada kami, akhirnya dengan semangat dan keikhlasan yang kuat kami berjalan dahulu untuk menjauhi kericuhan semakin tinggi.
10.30-11.09 Packing Carier ke Mobil

11.09-11.33 Perjalanan menuju Desa Tumpang Rp 8.000
11.33-12.20 Waste Time, sempat terjadi angkot carteran yang ditumpangi Tujo mogok, tawar menawar Jeep dan Truck untuk menuju Ranu Pane, sampai di rumah pak laman (pengendara Truck)
12.20-13.00 babab dan ratu ke pasar, beli logistik hasil patungan yang dikoordinir oleh Dogol.
13.00-14.20 registrasi TNBTS oleh Tujo dan Gonek. Rp 10.000
14.20-15.00 Packing Carier ke Jeep. Rp 34.000

ini semua pindah ke jeep

15.00-17.00 Menuju Ranu Pane.
Rombongan dibagi 3 Jeep, topeng, gembul, gonek, sempat merasakan adrenalin di kap Jeep ! Jalanan Asoy maan, Kita foto-foto dulu selepas pertigaan yang ke arah Bromo.

itu bantengan

dokumentasi dulu sebelum nyampe ranu pane

ranu pane
17.00-17.30 Drop Carier ke Rumah Bapak Tumari.
17.30-20.00 Relax Time, Makan + ngobrol dengan bang agus (Ciputat)
20.00-… relax, Time for Sleep, Pokeran, Remian.

Rabu, 4 Agustus 2010
04.30-05.00 Bangun, Sholat Subuh (babab)
05.00-07.00 Ngemil Time, Ngopi, Relax Time
07.00-07.45 Re-Packing
07.45-09.08 Makan

Untuk makan malam hari lalu dan pagi hari ini, kami membayar per porsi Rp 8.000, sehingga ditotal Rp 16.000

09.08-09.20 Briefing, Berdoa, Dokumentasi
09.20 Berangkat menuju Ranu Kumbolo
Baca Selanjutnya





Rencana Semeru !!!

21 07 2010

Horee, akhirnya kesampaian juga nih naik nih gunung !!!
habis diksui abis-abisan ama anak-anak di facebook, haha !!! rusuh !! yang rusuh sih gw,, emang dasar niatnya ngerusuhin
Oke ga usah basa-basi
Buat semua pembaca Struggle Moment, ini ada beberapa plan yang saya rencanakan, berhubung tidak bisa bergabung dengan tim dari Jakarta :

Tanggal 1 agustus 2010

  1. naik kereta Logawa dari Purwokerto – Surabaya (gubeng)06.00-15.45 (IDR 28.000)
  2. naik kereta Penataran dari Surabaya (gubeng) – Malang 16.32-20.00 (IDR 4.500)
  3. Kosan Albert (cek logistik lagi) , sekalian ke DO-Rent nyewa beberapa yang kurang
  4. Konfirmasi kedatangan tim Jakarta, kalo udah ampe malang, goes to Arjosari – Tumpang – Ranu Pane ( melebur 1 rombongan)

Begitulah

dan seterusnya, akan terus di update di sini, sampe kita menggapai mahameru.

bismillah

*UPDATE

alhamdulillah setelah browsing sekian lama di kaskus, terutama di forum OANC , akhirnya diambil kesepakatan untuk membuat surat keterangan dari dokter / puskesmas setempat ! sempet puyeng juga sih nyarinya dimana, tapi dengan niat yang tulus dan niatan baik akhirnya gw mendapatkan di klinik Fattimatuzahra dengan harga Rp 10.000 saja !

Berikut adalah persyaratan yang kami bawa untuk memenuhi persyaratan pendakian gunung semeru 3-8 Agustus 2010 .

  1. Foto Kopi KTP sebanyak 3 buah
  2. Surat Keterangan sehat + 1 fotocopy sebanyak 1 buah

Adapun ini adalah penampakan dari cariel saya, dapet pinjeman dari teman saudara yang kebetulan sedang k.o.a.s di Purwokerto.

Berikut adalah bawaan sementara dari tim Purwokerto (depe dan ghaling)

logistik

  1. coki-coki 4 buah  8.400
  2. cha cha 1  5.900
  3. vit c 5 lembar  5.000
  4. permen happydent white 1 bungkus 3.600
  5. chitato 1 besar  6.200
  6. ager kecil 4 bungkus 4.000
  7. ager gede 1 isi 4 2.000
  8. tango 3 buah 1.500
  9. indocafe coffemix 1 renteng 7.500

peralatan

  1. batere cadangan A2 2 buah 4.800
  2. bohlam cadangan  1 buah 4.100
  3. webbing 4.5 M 20.000
  4. isi ulang gas 2 buah 6.000
  5. tissue gulung 4.000
  6. tissue basah 4.000




Feeling Jelek

21 07 2010

beberapa minggu – bulan lalu ga ada suara – suara semeru semeru semeru deh, kok belakangan hari ini rame banget deh !!! akhirnya gw sendiri bingung, yang gw tau , kita belum pasti berangkat sampe ada progress report dari taman nasional bromo-tengger-semeru 1 minggu sebelum tanggal 4 (yang artinya kita konfirmasi boleh ato enggak tanggal 27 juli ke TN BTS)…

but it’s ok, kalo emang udah ada rencana perbekalan dan pengkondisian logistik yang akan kita bawa. dan menurut gw jangan terlalu berlebihan lah, samakan saja seperti kita naik gunung lain, wong kita sendiri belom mencobanya (kecuali kita sudah mencobanya)

* bagi yang udah naik, dia aja kalem*

gini deh gini deh, kabar terkahir dari kaskuser itu di sini katanya ada yang mau naik tanggal 26 juli, dan gw udah nanya udah ngantongin izin lom dari TN BTS !!! kalopun mereka sudah dapat, kemungkinan besar, kita bisa ikutan mereka tanggal 4 trekking awal alias kita naik semeru.

baru aja beberapa jam yang lalu gw ke purwokerto dari jogja (ketemu ama babab ama tumun)

sedikit yang pengen gw obrak obrak !!! 😀

  1. tumun bilang, jadi ga jadi tanggal segitu naik gunung (coz doi udah ada budget, yg lain juga udah pada punya  kaaaan)
  2. babab masih gelisah ga jadi berangkat ke semeru (maksut nya bukan dia doank, tapi tim) –> doi kan cenayang kita 😀 😀
  3. gw sama, abis ngeliat notenya pusol, yang udah bagi – bagi team, beeeuh, gw balik lagi klo gini ke gembul , gwe pernah nanya ama doi gimana kabar semeru ? jawab doi, nyantai bae ampe udah bisa ato lom !!! —> logika badut yang gw pake sekarang !

waktu itu gw nanya ke gembul, doi jawab tanggal 24 Juli an nanya dulu ke TNBTS biar jadwal start trekking ga kabur, opsi kita trekking tanggal 4 agustus, gini nih option yang ada dalam pikiran gw :

  1. berangkat dari senen tgl 2 agustus
  2. sampe ranu pane itu tanggal 3 agustus sore
  3. trekking mulai 4 agustus

itu sedikit opini dari gw , jdi kita ga perlu mikirin tenda mana yg kudu dipinjem dulu, tim-tam yang ikut sapa aja, dia punya nyawa yang menurut gw wajib dia atur sendiri !!!

Inget yaaa, gw inget dari awalnya, naik gunung semeru ini awal dari anak-anak MPL, kebetulan angkatan V, yang mau menyelesaikan kebimbangan otaknya untuk mencari sebuah ide skripsi, karena selama gw naik dan berpetualang ama mereka, yang ada dalam pikiran gw adalah kesenangan bathin dan lahiriah ! udah itu aja ,,,

informasi terbaru !!!

gw sebagai bagian dari angkatan V – GKB – sendiri aja bingung, angkatan gw siapa ja yang pasti ikut yaaaaaaa !!!

sorry yeeh,, gw emang ga update, tapi gw juga kagak ngerti knp kagak ada yg ngasih update ke gw !!!

tiap gw nanya yg terbaru ama lay gonek

Gonek : ” rokok mana” (menang taroan dia)

Cugo : ” ntar aja, pas di semeru”

Gonek : oke”

artinya gw tadinya yakin, karena gw pengen ngeliat kepastian dari TNBTS dulu, klo pun ga boleh ama TNBTS, masih ada nusantara yang perlu dijelajahi !!! 😀

Gonek dan begitu kebanyakan lainnya pasti sama toh !!!





MAHAMERU sebuah lagu

16 03 2010

Mahameru
Dewa 19

Mendaki melintas bukit
Berjalan letih menahan menahan berat beban
Bertahan didalam dingin
Berselimut kabut Ranu Kumbolo…

Menatap jalan setapak
Bertanya – tanya sampai kapankah berakhir
Mereguk nikmat coklat susu
Menjalin persahabatan dalam hangatnya tenda
Bersama sahabat mencari damai
Mengasah pribadi mengukir cinta

Baca Selebihnya





Merakyat dengan Kereta Api Klas Ekonomi

25 12 2009

Kembali kehidupan nyata yang sangat sesak untuk dilalui. hmm

Moda transportasi ala rakyat, ekonomis banget, dan banyak perasaan yang menjadi candu disana. Sebuah candu akibat adanya interaksi sosial yang humanis, dan mengkultur dalam jiwa manusia asli Indonesia. Manusia indonesia identik dengan ramah tamah, senyuman, dan  gotong royongnya. inilah yang mengitikadkan PT. KAI untuk membuat sebuah moda transportasi umum yakni kereta api kelas ekonomi. Sudah lebih dari beberapa tahun terkahir ini, gw hobi mondar-mandir dari satu kota ke kota lain dengan kereta ini. Entah dari yang namanya Sri Tanjung, Logawa, Kahuripan, Bengawan, Progo, Matarmaja. Sudah seluruh rel dari daratan jawa ditempuh oleh saya, dari ujung Merak Banten, hingga banyuwangi di ujung jauh sana. Jalur utara dan Selatan pun sudah habis saya lalui. Tentu saja dengan kereta ekonomi. Banyak ciri khas, paling gampang dilihat dari tata cara penjual yang silih berganti mondar-mandir tanpa lelah menjajakan barangnya.

“Ya beginilah, Kereta rakyat” menurut bapak terlemas setelah anaknya meraung kepanasan

“Duh de, Kasian yaa” seorang ibu mengasihani bapak berkaki satu yang melewati deretan kursi kami barusan

“Maap mas” kata-kata yang ering terlontar di kereta ini

tak sedikit pun candaan yang terlontar dari isi kereta.

“Mijon, Mijon, Mijon, Mijon” tertawa saya mendengarnya, kental aksen asli pribumi yang rumit mengeluarkan huruf “z”

Baca Selebihnya…





Niat ke Halimun nongol di Pelabuhan Ratu

4 12 2009

Hahaha, gak kerasa yah udah tiga ratus enam puluh lima hari kita bekerja, beraktifitas, dan bercengkrama satu sama lain. Suka duka terjadi, tangis tawa yang sudah menjadi sarapan kehidupan. Ya kok jadi bertele-tele gini sih,hehehe.
Tahun baru kali ini 2009, kita berempat adit, sulton, rio, dan wisnu memutuskan untuk melakukan touring ke puncak. Hal itu diutarakan oleh sulton dirumah rio. Hmmm, gak da yang menduga pada jam 15.00 ternyata destination pun berubah yaitu ke gn. Halimun, dengan alasan saya belum pernah kesana. Sedikit informasi, bahwa rute menuju gn. Halimun dari Ciawi sangat jauuuuuh, kita harus berkelak kelok di parungkuda, lalu 60 menit kemudian akan tercapai kelapa nunggal. Awas hati-hati di parungkuda selain jalan akan terasa berat ketika melewati setasiun parungkuda, kita pun tidak akan menemukan plang bertuliskan parungkuda di jalan raya. Agar tidak tersesat seperti kami, Dari Ciawi lurus terus menuju arah Sukabumi. Sesuai dengan plang penunjuk jalan yang bertuliskan Parakan Salak belok kanan yang akhirnya menemukan parungkuda. Di jalanan parungkuda-kelapanunggal kita masih dapat menaiki angkot, lumayanlah angkotnya tidak sempit banget. Waktu menunjukkan pukul 20.00, kami baru saja sampai kalapanunggal. Suasana pun menjadi berubah karena setiap kali kita bertanya dan bertanya menuju halimun, semua orang menjadi bertanya-tanya, dan mengucapkan “ masih jauh dek” hufh, katanya sih masih ada 50 km lagi alias 5 jam lagi. Hatipun surut untuk kesana. Menurut tukang ojek yang ada di kelapanunggal, angkutan umum hanya beroperasi hingga kabandungan. Entah menuju ke TNGH (Taman Nasional gunung Halimun) harus dengan menaiki apa, menurut pak ojek itupun sayang jika kita menggunakan motor kesana karena medan yang dihadapi adalah medan offroad mobil-mobil besar. Aduuuuuuuhh,,
20.30 pun kita makan di kelapanunggal, ya lumayanlah mengganjal perut karena belum makan malam, hehehe. Pikiran pun berubah setelah makan, dengan tawaran yang diberikan oleh pak ojek agar ke pelabuhan ratu saja daripada ke gn. Halimun, akhirnya teman-teman pun bersepakat. Karena memang rutinitas yang tidak disengaja selalu menjadi bagian penting dalam cerita kami kali ini.
Motor dipanaskan dan kita berangkat menuju Pelabuhan Ratu via Cikidang. Sedapat informasi yang saya dengar, trek Jakarta-Pelabuhan Ratu juga dapat dicapai melalui leuwi liang-kelapanunggal-cikidang-pelabuhan ratu. Hal itu diutarakan oleh bapak ojek tersebut. Haa kalo tau dari awal sih gak papa,,hehehe…
Pada pertigaan kelapa nunnggal dan cikidang kami sempat bertanya untuk meyakinkan apakah benar jalan itu yang merupakan rute ke pelabuhan ratu. Dan bapak-bapak itu meniyakan. Perlu sedikit informasi, Jangan pernah lewat malam, karena tidak ada lampu penerangan dan tidak ada rumah penduduk dalam radius yang berdekatan. Daerah tersebut merupakan daerah PTPN penghasil minyak sawit. HAL INI JUGA BERLAKU UNTUK TREK PARUNGKUDA.
Pada pertigaan cikidang dan cibadak kita diberhentikan oleh petugas dari pariwisata dan menarik retribusi sebesar Rp2500/orang, sehingga kita tidak ditarik uang lagi ketika di pelabuhan ratu nantinya. Bagi teman-teman yang belum berpengalaman naik motorhujan-hujan dan tidak sanggup melawan licinnya aspal saya sarankan agar tidak melalui cikidang karena jalannya mantabssgi pengendara mobil pun sebaiknya tidak dikarenakan trek sempit dan sangat berkelak-kelok. Pada temrinal sub cikidang kita ditagih pungli euy ma dishub. 1000 per motor, bayangkan berapa yang diraup oleh dishub tersebut pada malam tahun baru??naik haji kali ya!!hehe,,lanjut??
Lanjut… Sekitar 2 jam kita sudah sampai pelabuhan ratu yang merupakan pantai yang aneh bagi saya karena harus melewati gunung dahulu baru kita dapat melihat pantainya. Di sana kita tidak dapat bergerak dengan bebas karena Malam Tahun Baru Cuy,,apa boleh buat kita menginap di ikan bakar mitoha, dengan memesan makanan. Maklum harga tahun baru semuanya serba mahal. Banyak orang melakukan cara seperti kami bahkan ada yang sempat membawa selimut.
Jam 24.00 pun bersambut berbagai macam kembang apai pun diluncurkan, berbagai motor menekan gasnya dalam-dalam. Ombak pun menghantam bumi dengan kerasnya. Datanglah 1 Januari 2009.
Paginya kita menyelesaikan keinginan menginjakkan kaki di air laut, dan berfoto bersama di pelabuhan nelayan pelabuhan ratu.
Begitulah cerita dari kami, semoga dapat membantu merefernsikan segala sesuatu keinginan Anda. Bahasa yang kami pakai semata-mata agar lebih mendekatkan antara pembaca dengan penulis terima kasih..

NB: Bensin habis 40 ribu
Perkiraan pamulang-Pelabuhan Ratu 125 km
Kecepatan jangan melebihi 80 km/jam (banyak yang kecelakaan coy)
Siapkan alat turing kalian jalan terlalu gelap jika sudah malam





Menuju Bali

4 12 2009

Tak ada yang bisa disebutkan kecuali kata indah jika kita menuju pulau dewata, pulau yang eksotis, pulau yang romantis, dan pulau yang menawan.Andre hehanusa pun pernah bernyanyi untuk sebuah pulau cantik ini, ya salah satu yang ditawarkan pulau ini adalah pantainya yang indah, dari ujung barat hingga ujung timur.

Pasir putih yang menawan dan meratap matahari yang tenggelam merupakan sebuah intuisi asli seorang manusia menuju sebuah kenangan indah, “ya” apalagi jika itu dilakukan bersama teman, sahabat, ataupun keluarga.

Hari Pertama 7/02/2009

Perjalanan ini merupakan sebuah perjalanan yang diidam-idamkan selama 6 bulan, berhubung belum pernah kesana lagi selepas sd, hahai.
Bersama seorang sahabat yaitu Lingga, pada tanggal 7, pukul 03.00 kami berdua melakukan perjalanan panjang sekitar 300 km menuju Banyuwangi, tempat ibu saya berasal. SeBelum ke Banyuwangi kami harus menuju ke stasiun Jogjakarta Lempuyangan untuk menaiki kereta Sri Tanjung jurusan Jogjakarta-Banyuwangi dengan harga tiket Rp 35.000, o iya sebelum semua itu, perjalanan kami ini adalah perjalanan irit maklum mahasiswa yang dapet duit dari beasiswa aja dan bantuan orang tua sih,,hehehe.:D
Perjalanan dari Jogjakarta yang dimulai pukul 08.00 akhirnya berakhir jua pada pukul 22.22, hufh, badan gerah, panas, enek, mual, tapi tak pakalah, toh didepan mata saya saat ini sedang memandang sebuah pulau eksotis itu, hari pertama usai dengan sebuah perjalanan kereta api yang sangat menyenangkan, banyak mengenal orang, dan banyak menguras keringat.

hari kedua 7/02/2009
Setelah makan nasi+sate ayam dan sprite pastinya kita melangkah menuju Pelbuhan Ketapang, niat awal mencari bus jurusan Jember-Denpasar agar tidak membayar lagi kapal nantinya, tapi tak apalah, akhirnya kita melangkah menuju pelabuhan gilimanuk dan dikenai tiket seharga Rp 6.000, kita melangkah kearah kapal dan segera masuk kedalam anjungan kapal. Disana kita menobrol dengan banyak penumpang lainnya, dan hup, ada sebuah tawaran menarik dari sesorang penumpang, mereka menawarkan untuk mengantar kami ke kuta, tempat homestay kami nantinya. Gemerlap lampu nan eksotis Pulau itu masih membuat satu masalah bagi kami sebetulnya, Berbagai no telepon dari berbagai homestay di daerah poppies lane I dan poppies lane II yang kami dapatkan dari blog lainnya penuh. BAGAIMANA INI?Bapak yang menawarkan itu pun datang lagi dan menawarkan untuk sekaligus mengantarkan kami ke hotel kenalanannya? Ya setuju, bayangkan kami mendapatkan hotel seharga Rp 30.000/malam, olalala senangnya, ada juga hotel super murah disana, bandingkan saja dengan daerah wisata lain seperti jogja, puncak, atau lain tempat. Kami pun sangat setuju dengan tawaran yang ada. Pukul 01.30 Kapal pun mendarat di pelabuhan Gilimanuk, ada satu penumpang lainnya yang akan ditawarkan Bapak itu kedaerah Denpasar juga tentunya. Sebelum keluar dari pelabuhan ada pemeriksaan kendaraan dan KTP, buat kalian yang mau ke Bali jangan lupa ya sama yang namanya KTP, ok selesai! mobil menuju Denpasar dan Kute tepatnya hotel, kami pun terlarut dalam kantuk yang sangat!!!o iya jangan lupa menset jam kita satu jam lebih maju karena kita berada di wilayah Waktu Indonesia TengAh(WITA), zzzzzzzzzz.. 05.00 kami sampai di sebuah hotel didaerah legian JL. Sriwijaya dan langsung mencek kamar, not bad, and not good too, itu udah murah banget maaaaan!!!
Wake UP Pukul 10.00 kami jalan ke arah legian dan kute untuk mencari rental motor, yap kami mendapatkannya sebuah motor mio dengan harga sewa Rp 40.000 per hari, kami pun tak menyianyiakan waktu, jalan ke GWK (Foto-foto, nonton kecak(free) HTM GWK Rp 20.000/per person), Monumen Ground zero, Kute lagi ), untuk pantai kute kita tidak dikenai tarif masuk hanya parkir saja, nongkrong malam di pinggir pantai(widiw dinginnya), itu dulu masih capek sih.

Hari Ketiga 8/02/2009

Cek shuttle apakah ada penyebrangan ke lombok karena memang mimi saya pengennya ke lombok, sambil makan di pecel bu tinuk ada berita yang ngomong penyeberangan padang bai-lembar ditutup, shit, mimpi pudar, berarti harus habisin Bali, gak ada waktu lagi kita jalan-jalan lagi (emang enaknya kayak gini jalan-jalan di Bali karena gak hanya Kute aja yang keren tapi semuanya keren), gak pake lama kita menuju Ubud-Tegallalang-Pasar Sukowati-Sanur-Sunsetan lagi di Kute.

Hari Keempat 9/02/2009

Pengharapan ke Lombok datang lagi, seorang sahabat di Purwokerto sms mengatakan penyeberangan bali-lombok sudah dibuka, sempat berpikir ulang dan berulang-ulang terus, estimasi uang masih terbuka untuk hidup di sana, tapi apa mau dikata daripada dipaksakan kita habiskan saja Bali kali ini, mungkin Senggigi dan Gili Trawangan next time aje deh..huhu,,Masa Rental Motor sudah abis, kita hendak memperanjang ternyata sudah ada yang membooking untuk satu bulan kedepan, o iya orang indonesia sangat dipersulit untuk peminjaman motor dikarenakan adanya ketidakpercayaan karena banyak motor yang hilang, yowis tak apa kita mencari terus hingga seluk beluk poppies I dan II, kita bertemu dengan bli ketut yang menawarkan mobilnya untuk dipakai muter-muter, berhubung last day in Bali, kita menggunakan jasanya untuk mengantarkan kami ke tanjung benoa-uluwatu-dreamland-sunsetan di tanah lot,,di Tanjung benoa kita bermain parasailing, hati-hati harga yang ditawarkan pertama sangat tidak sesuai dengan kantong lokal, dengan panduan blog yang pernah saya buka kami mendapatkan dengan harga Rp 80.000/orang, tak apalah Lombok tak Jadi saya harus bawa kenangan, dari atas kita dapat melihat garis pantai selatan Bali, di uluwatu kita dikenakan tarif Rp 3.000/orang lalu kita dikenakan kain tambahan khusus untuk yang bercelana pendek, hati=hati dengan monyet liar yang ada yang dapat mengambil segala benda yang Anda pegang khususnya kacamata, ikat rambut, dll, disini adalah tempat terluaaar biasa bagi saya beautiful moment, lanjut ke dreamland pantai yang dikelilingi bukit, katanya sih punya mas Tommy Soeharto, Kita dikenai parkir sebesar Rp 15.000(harga bule banget hehe), lanjut ke Tanah lot untuk wisata sunset terakhir, (htm Rp 7.500/orang, mobil Rp 5.000) sayang awan mendung, tapi tak apa air surut sehingga kita dapat berfoto-foto di deket pura tanah lot, ajib man. Bli ketut pun lalu mengantarkan kami ke hotel karena telah disepakati dari awal, seorang yang ramah dalam memandu kami, terima kasih bli, di hotel pun kami berkemas, mempacking berbagai keperluan yang didapatkan di pasar sukowati, dan mempacking jiwa yang telah dicas kembali. hehe maksa banget dah.

Hari kelima 10-02-2009

Penutupan menuju kepulangan kita makan dulu di selera nusantara(agak mahal nieh) lalu berbelanja lagi di Joger(harus lo kesini klo kata orang mah), lalu kita ke ubung dengan memborong taksi Rp 25.000, di Ubung kita melanjutkan bus Denpasar-Jember dengan harga tiket Rp 55.000, kami pun berpisah di bis, saya turun di Banyuwangi untuk ke rumah mbah saya dan si Lingga turun di Jember untuk langsung pulang Ke Purwokerto naik Logawa(Rp 40.500). tidurrrrrr,,capek
Hari Keenam 11-02-2009
Sms bergetar si lingga sudah di kereta dan saya pun masih diliputi kantung yang sangat, nenek yang sudah sepuh pun kembali semangat melihat cucunya yang sudah besar. hahaha, pukul 22.22 saya pulang ke Surabaya (Kereta Mutiara Timur Rp 60.000)untuk transit mengejar kereta yang ke Purwokerto, Saya naik Pasundan (Rp 29.000) lalu turun di Gombong dan melanjutkan bis ke Purwokerto (Rp 12.000). Selesai

thx for blog backpacker indonesia, Jalan-Jalan Hemat, Jalan-Jalan, Bli KEtut, Bli Afik(Backpacker Banyuwangi), Mozza (Perantau), Joger, PT.KAI yang telah menyediakan jasa angkutan murah tapi sesak, Ibu-ibu Penjual oleh-oleh di pasar sukowati yang mau ditawar sampe murah banget, Warga Pulau Dewata yang ramah, sopan, dan santun sekali, kami akan kesana kembali.

Rincian anggaran Akomodasi+transportasi

kereta ekonomi bengawan Purwokerto-Lempuyangan 26.000
kereta ekonomi Sri Tanjung Lempuyangan-Banyuwangi 35.000
Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Rp 6.000
Gilimanuk-Kute Rp 30.000
Hotel Arjuna @ 30.000/malam
Rental motor mio 40.000/hari
Rental mobil 200.000 (tergantung destinasi)
Ubung-banyuwangi by AkasAsri Rp 55.000
kereta bisnis mutiara timur Banyuwangi-Surabaya Rp 60.000
kereta ekonomi pasundan Surabaya-Gombong Rp 29.000
bis Gombong-Purwokerto Rp 12.000