Jum’at Sore

22 10 2010

Hari ini seperti biasa, lagi-lagi seperti biasa, saya hanya keluar kosan untuk makan, tidak untuk berbincang, tidak untuk menyapa semua orang yang saya kenal.

Sore ini , langit tampak mendung dari jendela luar kamar seorang kawan. Hujan rintik yang disertai derasnya angin sampai hadir dalam tiap noise-noise di telinga.

Saya bingung dengan apa yang saya alami kini, skripsi yang tak kunjung selesai hingga 4 bulan, semangat untuk berpetualang yang selalu terhimpit oleh gejala finansial.

Mendung ini kembali mengurai dalam serpihan air-air. Makin lama makin besar rupanya, makin hari makin tambah saja gemuruh yang datang menyertai.

Saya rindu sesuatu, rindu akan tawa dan canda oleh orang-orang bersemangat yang ada di jakarta, saya rindu akan sebuah ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan yang melanda saat pertengahan perkuliahan, saya rindu dengan malam yang panjang, diselingi dengan nada-nada minor dalam petikan gitar kawan-kawan kos lama.

Saya rindu itu, mungkin rindu ini akan hilang, saat hujan makin sedikit untuk diturunkan, seperti hati ini yang sedang rindu akan belaian kasih sayang.


Aksi

Information

2 responses

27 10 2010
sigulajawa

wow rindu belaian kasih sayang?
kangen pulang ke rumah ya?
emang nekost dmana?

27 10 2010
Aditya Dwi Prasetyo

ngekost di purwokerto nih buu,,
hehe
kangen ama temen – temen di sana, yang seneng banget main sama alam liar, dan kangen akan keras dan cepatnya kehidupan di ibu kota

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: