Mudik (sebuah tradisi)

19 09 2010

Sudah cerita lama, kalo di Indonesia memiliki banyak tradisi. Dari upacara sesaji untuk persembahan dewa, upacara bendera 17 Agustus, hingga perayaan upacara terbesar umat Muslim, yakni Lebaran (idul fitri)

sebelumnya saya memohon maaf, karena baru mengupdate blog saya ini, maklum lah, kemaren ikutan tradisi unik di bulan lebaran, yakni MUDIK

Mudik bagi setiap manusia Indonesia, bisa diartikan sebagai pengerat tali silaturahmi kepada kampung halaman, tempat kita di lahirkan, tempat berkumpulnya suatu suka cita bersama antar keluarga.

Bukan hanya umat muslim yang merayakan, tapi hampir seluruh lapisan manusia Indonesia merayakan tradisi unik ini, ada yang niat nyebrang dari jawa ke sumatera, ada yang rela terbang dari sulawesi ke kalimantan, ada yang berpanas-panasan dengan sepeda roda dua dari daerah perantauan ke daerah asalnya. Semua itu hanya satu, untuk menjalin silaturahmi dan menanti kerinduan akan kampung halaman.

Menurut catatan yang saya dengar dari berbagai media lokal, tercatat perputaran uang pada kisaran 1 triliun lebih selama musim lebaran ini, dan juga tercatat lebih dari 200 orang korban meninggal akibat tradisi rutin tahunan ini.

Tentu saja, semuanya ada konsekuensi, ada baik ada tidak, ada suka ada tidak suka, ada senang dan ada tidak senang. Begitulah kehidupan, tetapi tentu saja yang terpenting, jangan jadikan budaya ini sebagai rutinitas tahunan, karena pada hakikatnya silaturahmi harus dilakukan kepada seluruh ummat manusia selama masa hidupnya, agar perdamaian di bumi Nusantara ini akan semakin utuh dan selaras dengan kemajuan bangsanya.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: