Cerpen : Aku, Kita , dan Mereka

30 07 2010

all be love 3 kata untuk persahabatan !
Entah mengapa 4 tahun di kota ini begitu cepat, entah mengapa saat aku menginjakkan kaki di tanah ini begitu nyamannya , sayangku ! banyak jalan yang telah kita lewati, entah itu sebuah pedestrian, sebuah ringroad di selatan gerilya, atau sebuah liukan jalan-jalan bumbu khas pedesaan, semua itu kita udah lalui kita bersama, sayang ! saat bumbu masakan dapur telah tersaji di meja, aku, dia dan mereka sama-sama duduk bersila untuk menambatkan perut yang lapar. mari sini sayangku, aku akan cerita tentang kisah-kisah yang telah kita lalui bersama. Kisah kita, aku dan mereka. Dibawah dentuman sang malam, kita bersama-sama mengelilingi mata api yang berkobar-kobar, kita satukan angan dan cita-cita dalam segumpal genggaman, dan kita fokuskan arah batin kita untuk bersama-sama dalam setiap relung waktu yang ada. Ingatkah kamu dahlu, wahai manisku ? saat mereka terjatuh dalam seoonggok kemiskinan percaya diri, saat mereka dihantui oleh rasa bersalah atas segala syukur nikmat yang ada. ingatkah itu kau sayangku ? masih ingatkah itu sayangku, saat aku , kamu, dan mereka duduk satu diatas ranjang kusam milik pak Shaleh, orang yang mengajarkan kita tentang arti sebuah manusia. di situlah kita mengemban amanah berat sebagai manusia untuk dapat menghargai manusia lainnya yang notabene sama seperti kita, atas dasar kesialan lah merka lahir di bumi ini. Pernahkah kau tahu pula, ketika itu sawah yang sudah mulai menguning kita satukan dalam sebuah imaji cinta. disitulah aku merindukan kamu , wahai manisku ! pernahkah kau ingat pula, saat itu hujan yang tersu dengan derasnya, diikuti oleh berbagai penyakit yang menghampiri, mereka dengan setia menemanimu di selangsang dipan kusam. masih banyak cerita tentang mereka sayangku. merekalah yang membuat kita kuat, mereka pulalah yang membuat aku berani mengutarakan ini kepadamu , kekasihku ! oh iya, aku ingat sesuatu, saat kita dengan manis meratapi indahnya tenggelam fajar di pangandaran, bukankah itu masih dekat dengan kota kita sayangku ! mereka menemani kita dalam tawa, canda, dan guyonan. Mereka akan ada di hatiku selamanya, khusus buat kamu , aku ceritakan ini kembali untuk mengingat masa-masa indah kita dahulu, masa-masa indah saat aku, kita, dan mereka. sebuah tali utuh kekeluargaan dalam imaji ku saat ini.


Aksi

Information

2 responses

31 07 2010
inisajacukup

kok segitu doang?? lanjutin dong

wah bakat juga ya bikin novel🙂

1 08 2010
Aditya Dwi Prasetyo

hehe !! nanti ada lagi kok, tenang aja ,, jsut check this blog continuously😀😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: