Prihatin Politik Dalam Negeri

2 03 2010

Tadi siang, saat panas merangsang seluruh keringat dari pemukaan kulit. Belum sepmat aku meneguk sesuatu yang dapat mendinginkan tenggorokan ini. Disana beratus-ratus orang teriak-teriak dalam teriknya siang itu. Ironis, Bangsa yang sudah merdeka 64 tahun ini, jika dibandingakan dengan umur seorang manusia, maka bangsa ini tepatlah akan memasuki umur kematian.

Mereka berlomba-lomba melontarkan kata rakyat-rakyat. Mereka berseteru dengan kepentingan golongan, ada yang dipihak rakyat. Ada yang berkepentingan elite. Hmm, mereka tak sungakn untuk saling melontarkan cacian, meskipun itu disaksikan publik banyak.

Kericuhan yang sangat anak kecil. Mereka yang menjadi pengadil dalam setiap interupsi pun tak mampu mengkondisikannya, bahkan seakan-akan sikapnya tak memperlihatkan pemimpin yang egaliter.

Tak patut seorang anak kecil melihat tontonan tadi, kalau perlu masuk dalam sebuah sesuatu yang perlu disensorkan. Bahwa kehidupan politik saat ini di negeri tercinta-katanya- sungguh jauh dari pemhaman akan UUD 1945 dan Pancasila yang mengatur tentang kerakyatan yang dipimpin oleh khidmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan.


Aksi

Information

3 responses

2 03 2010
BULENTIN

Memang sangat dilematis bangsa ini, yang digembar-gemborkan tidak sesuai dgn yang dilapangan!

3 03 2010
julianusginting

yah..namanya juga politik tentunya semuanya akan dinamis..skr a besok b bisa terjadi begitu..🙂

3 03 2010
momentdesire

tapi kocak aja ma mereka yang duduk disana. cuman mentingin kepentingan mereka saja. hayo, sekarang kalo masuk ke huklum, apa uang baliout itu akan balik… rasanya cukup pesimistis saja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: