Satu cerita, seribu kisah (alaaaaaaaaaah…)

18 12 2009

Hah ruang ini makin lama makin penuh saja, dengung-dengung kesunyian dulu kini telah menghilang. Kelas-kelas ramai bersua ketika mengiringi dosen keluar dari pintunya. Tak ada kesunyian kecuali dimatanya. Seorang anak rantau yang pulang pergi dari tempatnya mengenyam belajar ke rumahnya. Terbengong ia menatap rautan wajah perempuan manis yang menyunggingkan senyuman kepadanya. Semabri mengenggam rokok yang sebentar lagi akan dibakarnya, membawanya dalam kekosongan waktu dan ruang. “oh sungguh indahnya, ciptaan-Mu” dalam hati lelaki itu berucap.

Ruangan ini sudah semakin ramai, seketika datanglah seorang pemuda berusia lajang menghampirinya untuk meminta rokok kepadanya, sebuah pajak tidak langsung bisa dikatakan, ketika barang-barang makin murah, merokok mungkin makin tepat sebagai konsumsi primernya, walaupun tidak membeli. Beriringan mereka menyusuri ruangan tengah tersebut untuk mengecek keberadaan dosen, yang akan mengajari mereka di kelas yang sebentar lagi.

Kelas sudah dimulai, banyak tawa dan canda, bahkan seloroh tak jelas dari macam-macam pria disana, ada yang tertawa terbahak-bahak, ada yang berimajinasi lewat guratan kertas, ada yang menatap tajam seorang wanita, dan ada yang celingak-celinguk tak jelas.

Perempuan-perempuan pesolek tak kalah ia lihat, ada yang menatap buku-buku handout ciptaan dosen luar, ada yang menggoret penanya asal-asalan, ada yang menyibak rambutnya, ada yang mengaca sembari senyum sana kemari, sungguh aneh baginya, tapi ada suasana senang yang melingkupi dirinya.

Beribu macam bahasa kedaerahan ada didalam keals tersebut, sampailah teriakkan dosen yang menghentakkan seisi kelas. “diam, kalo mau becanda, di luar saja” teriak sang dosen sambil memukul meja. Diam tatapan kosong seisi kelas.

Pelajaran pun dimulai, dia hanya terdiam celingak celinguk melihat teman-teman barunya tersebut.

dan cerita akan berlanjut…


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: