-di bangku-

15 11 2009

Dibawah ini ada 2 sajak !!! disebabkan kegundahan saya selama duduk di “bangku” kuliah!!!

-sesal-

Tiada Peluh tanpa kerja

Jemari kecil menari-nari diatas meja

Tak satupun ada yang tertuang
Semilir angin embusan kincir menerpa

sebuah anekdot rahsia yang sudah tak lagi rahasia

apa??

mengapa???
Laju ini seakan terpongoh

tergopoh tak terpengarah

mana kuasaku
catatan tak lagi dijadikan semboyan

kaum-kamu urban tak lagi berdaya

melawan anekdot penguasa

oh, mafkanlah

-nyawa-

melawan semu kesendirian itu dimulai

hampa hanya secarik kertas tak terbentuk

melawan dendam yang cemarut

kulawan dalam titikan tinta
apa ada masalah tanpa penyebab

tak ada gunanya emikirkan

secarik kertas itu tak ada gunanya

goresan tinta tak mampu menjawabnya
mereka berpikir

bukan untuk dijunjung

mereka melawan kerasnya arus

enrgi terpecah bak dalam dinginnya gunung
mereka masih saja berpikir

bukan untuk sorak-sorai kegembiraan

mereka berpikir demi negeri

negeri yang bersimbol tapi tak bernyawa

mereka orang yang bernyawa

didedikasikan ke Moh. Hatta yang telah diantarkan dalam lagu Bung Hatta oleh Iwan Fals. Lagu itu membuat saya tegar kepada seorang proklamator seperti dia. jikalau masih ada orang seperti beliau masih ada Indonesia yang tercita-cita


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: