Kisah Jejaka Perawan

12 11 2009

Kadang, cinta tiada tumbuh saat kita sedang mendalami suatu problematika kehidupan, tapi terkadang cinta juga dapat tumbuh saat kita dalam relungan kebahagiaan dunia. malam tadi kulihat sesosok bayangan dalam imaji khayal yang terunkap saat mentari membangunkankan aku dari tidurku. Relung hati ini terisak, tapi sebagai tanda senyumana kala disana nun jauh disana ada seorang wanita yang sedang memnggelayuti indahnya iringan jejak langkahku hari itu. bayangannya, senyumannya, sekan mengikuti jejak langkahku, dan tapak terjal kehidupanku saat itu. Hmm, ini bukanlah cinta menurut artian ku, ini hanyalah bagian indah dalam cerita kehidupanku itu.
Bayangkan betapa tidak, jerit malam tanda kesunyian malam ditasbihkan untuk mengingat perangai dia, tapi malam itu akhirnya terkuak bahwa diriku tidak mudah untuk mengatakan cinta, mungkin merasa dia adalah cinta saya adalah hal yang sangat susah, ketika angin itu menerjang mimpi ini pun, aku kembali sadar, bahwa dia bukanlah cintaku, tapi dia adalah bagian dari cerita kehidupanku saja.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: